Turunkan Berat Badan dengan Green Coffe

Manfaat Green Coffee Bean

Kopi adalah minuman kesukaan banyak masyarakat di Indonesia, khususnya kaum adam. Karena rasa dan aromanya kopi tidak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari.

Green coffee, varian kopi baru yang sempat dibahas di acara Dr. Oz. Kopi jenis ini kabarnya kandungan antioksidannya lebih tinggi. Khasiatnya beragam, namun yang bikin heboh banyak orang adalah khasiat menurunkan berat badan.

Kabar ini tentunya didukung oleh penelitian yang pernah dilakukan. Dikutip dari WebMD, dalam penelitian jangka pendek selama 22 minggu, peneliti menemukan bahwa 16 orang partisipan baik pria maupun wanita kehilangan rata-rata hampir 8 kilo berat badan setelah mengonsumsi green coffee ini.

Green coffee tidak dinikmati sebagai kopi seduhan, namun telah diekstraksi dan dibentuk sebagai suplemen.

Para partisipan tidak mengubah diet mereka, secara fisik tetap aktif seperti biasa. Suplemen green coffee ini membantu menurunkan berat badan lebih cepat dalam dosis yang lebih tinggi.

“Kami rasa bukan kafeinnya, tetapi ada bahan lain yang membantu membakar kalori di dalam tubuh dan menurunkan berat badan,” ungkap Joe Vinson, PhD, profesor kimia di University of Scranton.

Hasil penemuannya kemudian dipresentasikan di acara American Society di San Diego beberapa waktu silam. Dilakukan penelitian serupa, dan hasilnya tetap sama. Vinson kemudian meningkatkan dosis penggunaan green coffee.

Green Coffee Bean untuk Menurunkan Berat Badan

Dosis yang diberikan pada penelitian awal adalah 700 miligram, dosis kedua ditingkatkan menjadi 1.050 miligram. Selama 6 minggu, mereka diminta berolahraga bersepeda. Sisa minggu lain mereka tidak diminta mengonsumsi suplemen untuk membedakan hasil dari penurunan berat badan.

Jumlah kalori tubuh dimonitor setiap hari untuk mengetahui perkembangannya. Rata-rata per orang mengonsumsi 2400 kalori per hari. Dan ketika mereka bersepeda, maka kalori yang dibakar 400 per hari.

Dengan perlakuan tersebut ada yang menurunkan berat badan 3 kilo, ada pula yang nyaris 10 kilo. Sehingga saat dirata-rata, mereka menurunkan berat badan 7 kilo.

Kesimpulan dari penelitian merujuk pada asam klorogenik yang keluar dari dalam green coffee. Asam tersebut memberikan efek penyerapan glukosa yang lebih rendah.

Hingga saat ini belum ada efek samping yang terlihat setelah mengonsumsi green coffee ini. Namun kapsul suplemen yang dikonsumsi memang memberikan rasa yang pahit. Disarankan untuk mengonsumsinya sebelum makan dan minum banyak air putih setelahnya.

Penelitian tentang green coffee akan tetap dilanjutkan untuk menemukan informasi dan perkembangan lain yang berarti.